Kenapa Harga Bensin Pertamax Turbo Paling Mahal?

Harga BBM atau harga bensin Pertamax Turbo dijual di SPBU paling mahal dibanding Premium, Pertalite dan Pertamax biasa.

Harga bensin Pertamax Turbo untuk Jakarta dijual Rp 9.850 sementara Pertamax biasa Rp 9.000, Pertalite Rp 7.650 dan Premium Rp 6.450.

Jadi timbul pertanyaan apa sih kelebihan Pertamax Turbo dibanding jenis bensin lainnya.

Dijawab Pertamina lewat release berupa artikel KELEBIHAN PERTAMAX TURBO UNTUK KENDARAAN ANDA, APA SAJA?

Dijelaskan bahwa Pertamax Turbo memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan jenis bensin lainnya.

Beberapa kelebihan Pertamax Turbo dari release Pertamina:

Memiliki Performa Baik untuk Mesin Teknologi Tinggi

Kelebihan Pertamax Turbo yang pertama adalah cocok dengan kendaraan berteknologi tinggi.

Setiap mobil memiliki rasio kompresi berbeda dan kendaraan berteknologi tinggi butuh bensin kualitas baik.

Salah satu jenis bahan bakar yang baik untuk kendaraan dengan teknologi tinggi adalah Pertamax Turbo.

Pertamax Turbo memiliki teknologi Ignition Boost Formula (IBF) yang dapat meningkatkan driveability atau teknologi kelincahan kendaraan saat bermanuver.

Akselerasi diklaim jadi lebih baik karena torsi yang dihasilkan lebih tinggi.

Meningkatkan Kecepatan

Kelebihan Pertamax Turbo yang kedua adalah dapat meningkatkan kecepatan.

Karena menyempurnakan pembakaran, hasilnya mesin memberikan performa maksimal dan tenaga yang lebih besar.

Memiliki Teknologi Anti Ngelitik

Salah satu kelebihan Pertamax Turbo memiliki teknologi yang mencegah ngelitik atau knocking.

Kejadian ngelitik umumnya terjadi karena mesin mobil menggunakan bahan bakar oktan di bawah standar.

Pertamax Turbo memiliki formula anti knocking juga memiliki oktan tinggi untuk mencegah knocking dan menghadilkan performa maksimal.

Kelebihan Pertamax Turbo yang tidak banyak orang tahu adalah memiliki ecosave technology.

Ecosave technology formula khusus untuk melindungi mesin karena di dalamnya terdapat kandungan detergency yang membersihkan bagian dalam mesin.

Hasilnya, endapan/gum pada mesin kendaraan berkurang drastis dan membuat mesin memberikan performa maksimal.



  • 5 Tips Memilih Furniture Jati Berkualitas

    Pemilihan kayu jati sebagai bahan utama, tidak lepas karena jati dipercaya sebagai bahan baku furniture yang banyak memiliki keunggulan di bandingkan dengan kayu lainnya. Salah satu kelebihan kayu jati adalah awet karena tidak mudah dimakan rayap atau kutu sejenisnya. Selain itu juga, kayu jati memiliki urat kayu yang kuat dan bagus, sehingga sangat kokoh dan cantik jika dibuat perabot.

    Berikut ini tips memilih mebel jati berkualitas

    1. Hindari Mebel Jati yang Terdapat Cocoh

    Cocoh adalah lubang-lubang kecil yang terdapat di permukaan kayu jati. Cocoh terjadi karena kayu jati dibuat rumah oleh serangga kecil yang menyebabkan terjadi bubuk di bagian badan kayu jati. Dan ciri-ciri kayu yang terkena cocoh adalah adanya lubang kecil di bagian kayu jati sehingga jika dibuat furniture https://www.asiafurniture.id/product-category/ruang-tamu/kursi-tamu-mewah/ akan menjadi rapuh. Oleh karena itu hindarilah membeli mebel kayu jati yang terdapat cocoh atau buluk.

    2. Pilihlah Mebel dari Bahan Kayu Jati Tua

    Dalam memilih mebel jati, sebaiknya memilih mebel yang menggunakan bahan kayu jati tua. Adapun kayu jati tua memiliki ciri, serat kayu yang padat, berat kayu lebih berbobot, warna kayu coklat kemerah-merahan dan merata pada tiap bagiannya. Apabila Anda kesulitan memilih kayu jati tua, akan lebih mudah Anda mamilih kayu TPK (tempat pelelangan kayu) yang dijual oleh pihak perhutani, karena kayu yang dijual dari TPK dipastikan sudah memiliki umur kayu yang tua, dan umur ideal kayu jati yang badus untuk mebel adalah minimal 20 tahun.

    3. Finishing Mebel halus dan berkualitas

    Untuk mengetahui finishing produk mebel jati yang bagus adalah dengan melihat produk mebel secara langsung. Di Jepara banyak sekali para pengrajin finishing mebel jati yang berpengalaman. Finishing atau pewarnaan sangatlah penting dalam memilih mebel jati. Pewarnaan yang halus dan merata adalah seseuatu hal yang wajib untuk mendapatkan produk mebel yang maksimal. Sebisa mungkin menggunakan bahan finishing terbaik dan yang cocok untuk kayu jati, karena jika hasil pewarnaan ini kurang bagus, dipastikan produk mebel jati kurang diminati.cara yang paling mudah untuk memilih pewarnaan/ finishing yang bagus adalah dengan diraba. Apabila finishingnya bagusm maka produk mebel jati akan sangat halus ketika dipegang. Dan sebisa mungkin memilih produk yang rata dan tidak bergelombang.

    4. Konstruksi Mebel Kuat dan Kokoh

    Salah satu hal yang wajib dimiliki oleh suatu produk mebel adalah keawetan atau umur penggunaan. Untuk mengetahui bagus tidaknya sebuah produk mebel jati yaitu dengan cara melihatnya secara langsung ke pengrajin mebel. Didalam workshop mebel jati, kita bisa melihat dan memilih bagaimana mebel-mebel tersebut diproduksi. Dilihat dari kayu yang tebal atau panjang, lem yang kuat, paku atau sekrup yang tepat merupakan cara untuk memilih produk mebel yang kuat dan kokoh. Dan cara yang mudah adalah dengan mencobanya langsung. Jika dirasa nyaman dalam pemakaian, tanpa ada suara kayu berderit, itu bisa mnjadi patokan dalam memilih konstruksi mebel yang bagus.

    5. Pilihlah Mebel Asli Jepara Jawa Tengah

    Jepara adalah pusat atau sentra industri mebel jati. Terdapat banyak sekali pengusaha atau pengrajin mebel furniture. Kualitas produk mebel dari Jepara sudah tidak diragukan lagi. Banyak produk-produk furniture Jepara yang diekspor ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan furniture di dunia.

    Salah satu produsen furniture Jepara berkualitas adalah UD Mebel Jati, merupakan toko mebel Jepara dan furniture Jepara yang memproduksi dan menjual berbagai jenis mebel & furniture jati baik secara online maupun offline, seperti: meja makan, kursi tamu, bed, bufet jati, kursi teras, meja kantor dan sebagainya. Bahan baku yang digunakan adalah kayu jati kering (TPK) yang tentunya tahan akan cuaca dan waktu. Jika Anda sedang mencari atau memerlukan berbagai jenis furniture mebel Jepara untuk Hotel, Kantor, Rumah makan, Cottage, Villa, Penginapan dan lain-lain.



  • 5 Tips Cara Untuk Memilih Kontraktor Bangunan Rumah

    Apapun proyeknya, penting bahwa Anda menyewa kontraktor bangunan rumah yang mempunyai pengalaman baik jam terbang maupun penguasaan material bangunannya

    1. Cari informasi dari kenalan

    Dari mulut ke mulut masih merupakan salah satu cara terbaik untuk menemukan layanan berkualitas, dan ketika datang ke kontraktor, hal yang sama berlaku. Cobalah meminta informasi dari teman dan kenalan Anda, apalagi yang memang sudah pernah menggunakan jasa kontraktor bangunan dan bekerja bersama mereka.

    2. Jangan terburu-buru

    Terburu-buru dapat merugikan Anda dan menciptakan sakit kepala. Mulailah mencari kontraktor yang sesuai kriteria anda sejak dini, sehingga Anda dapat membuat keputusan berdasarkan fakta.

    3. Bicaralah dengan beberapa kontraktor

    Mulai membuat panggilan telepon. Ajukan pertanyaan kepada mereka dan rasakan cara mereka bekerja. Bagaimana portofolio dan hasil pekerjaan mereka di lapangan? Lakukan survey tersebut.

    4. Mintalah referensi

    Ini standar, dan tidak boleh dilewati. Kontraktor bali bangunan rumah yang memang telah berprestasi biasanya dapat memberikan daftar referensi yang kuat, dan merupakan peluang emas untuk anda tindak lanjuti.

    5. Ajukan pertanyaan yang tepat

    Cari tahu lebih banyak tentang bagaimana mereka bekerja, berapa banyak proyek yang mereka ambil sekaligus, apa bidang keahlian utama mereka, dan apakah mereka bekerja dengan subkontraktor, mempunyai jaringan supplier/vendor yang terpercaya? Jika demikian, sudah berapa lama mereka bekerja dengan mereka.

    Proses menemukan kontraktor konstruksi bangunan bali membutuhkan sedikit waktu dan penelitian, tetapi bila Anda lakukan dengan baik maka akan memberikan buah yang indah bagi Anda.

    Daftar di atas kami harapkan dapat membantu Anda untuk mulai menemukan kontraktor yang cocok untuk proyek Anda.

    Semoga berguna, salam.



  • Kontraktor Kolam Renang Berpengalaman

    ingin membuat kolam renang terbaik sesuai impian? Atau, apakah anda sedang mencari jasa kontraktor kolam renang berpengalaman? Membuat kolam renang memang tak mudah. Mengapa? Hal ini karena untuk membuat kolam renang ada banyak hal yang harus diperhatikan. Misalnya seperti bentuk kolam renang, kedalaman, bahan atau material yang digunakan, dan faktor lainnya yang harus diesuaikan dengan luas ruangan dan lain sebagainya.

    Baca Juga: Desain Kolam Renang Minimalis

    Intinya, untuk membuat kolam renang, nilai estetika bukanlah hal yang utama, melainkan fungsi kolam renang pun harus diperhatikan dengan baik. Disinilah, fungsi kontraktor kolam renang sangat bermanfaat. namun, memilih kontraktor berpengalaman untuk membuat kolam renang wajib dilakukan. Berikut ini tips yang bisa dilakukan.

    Melakukan Survey

    Sebaiknya, lakukanlah survey terlebih dahulu dari berbagai aspek, sepertu hasil pekerjaan, jenis layanan yang dimiliki, testimony hingga harga jasa atau layanan yang ditawarkan. Sebaiknya pilih kontraktor kolam renang yang sudah memiliki pengalaman selama bertahun tahun.

    Memperhatikan Layanan yang Dimiliki

    Ada baiknya pula untuk memilih kontraktor yang memiliki cara kerja baik, pelayanan ramah dan segala jenis layanan terbaik. Ramah dapat diketahui bagaimana customer service mereka merespon anda pada saat anda menanyakan sesuatu. Kontraktor yang ramah biasanya pun akan memiliki banyak klien.

    Melihat Desain yang Ditawarkan

    Salah satu jasa yang ditawarkan oleh kontraktor kolam renang adalah desain kolam renang. Cobalah cari tahu, apa saja jenis desain yang ditawarkan. Biasanya kontraktor yang berpengalaman memiliki banyak jenis desain yang bisa dipilih konsumen.

    Melihat Portofolio

    Untuk memilih kontraktor kolam renang berpengalaman, usahakan untuk melihat seperti apakah hasil kerja yang sudah mereka lakukan. Caranya bisa dengan melihat portofolio pembuatan kolam renang yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Semakin banyak kolam renang yang dibuat maka berarti kontraktor tersebut sudah berpengalaman.

    Tak perlu khawatir mencari kontraktor yang berpengalaman karena kini telah hadir “Estetika Pools”, sebuah kontraktor kolam renang berpenglaman yang telah hadir dan melayani konsumen selama bertahun tahun.

    Mengapa harus kami? Kami menawarkan jasa yang beragam mulai dari pembuatan kolam renang, perawatan kolam renang dan menyediakan beragam aksesoris kolam renang untuk memenuhi segala keperluan anda.

    Hadir di Tangerang Selatan, kami juga siap untuk melayani anda dii daerah lainnya. Harga yang ditawarkan sangat murah tanpa nego, jasa desain dan survey layanan gratis serta pelayanan yang dijamin ramah kepada konsumen. Hal ini membuat ada banyak sekali klien yang sudah puas dengan jasa kontraktor kolam renang kami, 100% jujur, berkomitmen dan dapat dipercaya.

    Selain fasilitas diatas, kami juga memberikan banyak garansi untuk klien yang bekerjasama dengan kami. Misalnya saja seperti garansi konstruksi 10 tahun dari kebocoran, garansi mesin 1 tahun service dan gratis maintenance selama dua bulan. Anda akan memperoleh kolam renang dengan kualitas terbaik seperti yang telah diimpikan.

    Banyak desain telah dikerjakan oleh Estetika Pools dan banyak pula konsumen yang merasa puas dengan hasil pekerjaan dan pelayanan kami. Untuk mengetahui lebih detail mengenai desain, laynan, dan lain sebagainya, silahkan kunjungi website resmi tukang kolam renang kolambali.com.

    Sudah siap memiliki kolam renang impian? Dengan memilih kontraktor kolam renang berpengalaman seperti Estetika Pool, memiliki kolam renang impian sangat mudah diwujudkan dengan kolam renang berpenampilan cantik dan memiliki fungsi yang sesuai serta aman untuk pengguna kolam renang.



  • Cara Mencari Pengalaman Saat Kuliah

    Tips

    Pengalaman merupakan salah satu hal penting dalam hidup ini yang harus dicari sebanyak-banyaknya. pengalaman mungkin bisa dibilang kita adalah hanya kura-kura dalam tempurung yang tidak tahu dunia luar.

    Selain pengalaman untuk hidup, pengalaman juga penting dalam mencari pekerjaan, lho! Sekecil-kecilnya pengalaman kamu saat kuliah tetap akan berpengaruh dalam melamar kerja.

    Baca Juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup

    Tim HRD akan tetap mencari seseorang dengan pengalaman yang banyak seperti berorganisasi sampai juga volunteer. Masih bingung pengalaman apa saja yang bisa masuk CV? Mungkin kamu harus melakukan ini.

    Gabung organisasi dan UKM

    Siapa bilang ikutan organisasi atau UKM itu tidak penting? Nah, pengalaman saat kuliah seperti ini nih yang sering diabaikan oleh orang lain.

    Untuk kamu yang baru masuk kuliah atau malah sudah di dalam pertengahan, yuk gabung orgasisasi atau UKM yang ada di kampus mu sebelum terlambat.

    Pilihlah UKM yang kamu suka agar kamu bisa betah di dalamnya.

    Kegiatan-kegiatan ini berguna untuk melatih kamu sebelum masuk ke dalam dunia kerja apalagi jika kamu bisa masuk organisasi di dalamnya itu akan menambah nilai plus dari diri kamu, lho!

    CV yang memiliki pengalaman organisasi biasanya akan cepat dilirik oleh tim HRD karena dianggap sudah biasa bekerja dalam tingkatan organisasi.

    Tidak perlu bergabung dalam UKM yang banyak, minimal pilih 1 yang paling kamu sukai agar tidak ada rasa keterpaksaan.

    Cari kerja paruh waktu

    Tidak sedikit para mahasiswa yang melakukan kuliah sambil bekerja atau hanya bekerja paruh waktu.

    Tujuan dari bekerja sambil kuliah pun macam-macam, ada yang memang sambil mencari uang untuk membayar kebutuhan sampai juga ada yang hanya mengisi waktu luang.

    Jika kamu memiliki waktu kosong, bekerja paruh waktu alias part time ini bisa kamu lakukan sebagai pengalaman saat kuliah, lho!

    Selain mengisi kekosongan, kamu juga berlatih sebelum masuk ke perusahaan yang lebih besar dan memiliki tantangan serta tanggung jawab yang lebih besar juga.

    Namun, ingat carilah pekerjaan yang waktunya lebih fleksibel agar tak menganggu jam kuliahmu ya. Bekerja memang penting namun kuliah adalah kewajiban utamamu.

    Freelance atau memulai bisnis kecil-kecilan

    Apakah kamu sudah mulai mencari freelance? Atau malah sudah menjalani freelance?

    Freelance tidak berarti harus dari sebuah perusahaan tertentu, lho! Kamu bisa memulainya dari diri kamu sendiri.

    Misalnya kamu seorang mahasiswa jurusan desain grafis, kamu bisa memulainya dari membuka jasa desain untuk teman-teman yang membutuhkannya https://slides.com/daftarriwayathidup.

    Dengan cara ini selain kamu bisa mebghasilkan pundi-pundi, kamu juga bisa sekalian melatih skill kamu.

    Semakin banyak kamu mendesain semakin banyak pula tantangan yang kamu terima dan terus belajar.

    Hasil-hasilmu bisa kamu publikasikan di media sosial yang nantinya bermanfaat menjadi portfolio kamu.

    Kalau kamu juga suka dengan bidang fotografi, kamu juga bisa nih mulai membuka jasa.

    Semakin banyak hasilmu, pasti kamu akan semakin banyak dicari oleh orang lain.

    Tidak hanya itu, kamu juga bisa membuka online shop kecil-kecilan sesuai dengan tren saat ini, lho! Mumpung masih ada waktu, carilah pengalaman saat kuliah sebanyak-banyaknya.

    Jadi relawan atau ikut komunitas

    Pernah tidak berpikir untuk ikut menjadi volunteer di sebuah event?

    Nah kalau kamu kepikiran, tidak ada salahnya untuk mencobanya.

    Mencari pengalaman saat kuliah tidak selalu soal materi, lho!

    Dengan ikut menjadi volunteer kamu juga bisa mendapatkan banyak keuntungan seperti memperluas jaringan pertemanan, melatih soft skill kamu dalam bertanggung jawab dan juga inisiatif yang tinggi.

    Dengan pengalaman-pengalaman ini, tim HRD akan mempertimbangkan kamu sebagai orang yang berpengalaman untuk bekerjasama dalam tim serta bisa membantu sesama.

    Tingkatkan nilai

    Walaupun beberapa perusahaan tidak selalu melihat nilai sebagai syarat utama untuk bekerja, tapi untuk beberapa kasus nilai yang bagus akan tetap dilirik duluan oleh tim HRD.

    Nilai yang bagus akan mencerminkan dirimu sebagai seseorang yang serius dalam mengerjakan sesuatu dan memiliki potensi dalam mengembangkan perusahaan.

    Melanjutkan S2

    Bagi beberapa orang, tujuan melanjutkan S2 adalah untuk mendalami bidang yang diminati.

    Melanjutkan S2 juga bisa jadi keuntungan dalam mencari pekerjaan.

    Beberapa perusahaan akan melirik ijazah S2-mu untuk menjadikanmu sebagai kandidat yang potensial.

    Mengapa?

    Karena pengalaman saat kuliah di S2 dianggap menjadi salah satu hal serius dan kamu dinilai sebagai orang yang fokus dan disiplin.

    Memiliki ijazah S2 juga berarti kamu sudah berada 1 langkah di depan dengan saingan-sainganmu.

    Tawaran posisi impian serta gaji yang lebih tinggi di sebuah perusahaan juga bisa menjadi salah satu keuntungan dalam melanjutkan S2.

    Namun, tetap ingat bahwa mengantongi ijazah S2 juga harus berbanding lurus dengan pengalaman serta attitude yang kamu miliki ya.

    Bersosialisasi dan menikmati hidup

    Jangan pernah jadi mahasiswa kupu-kupu alis kuliah-pulang-kuliah-pulang.

    Walaupun masuk kuliah adalah hal utama yang harus kamu jalani, bersosialisasi juga sangat penting dalam hidup.

    Banyak-banyaklah mencari teman tanpa pilih-pilih karena kamu akan belajar berinteraksi dengan orang lain yang memiliki bermacam-macam emosi serta karakteristik.

    Bersosialisasi akan melatihmu nanti saat masuk ke dalam dunia kerja yang mengharuskanmu berinteraksi dengan orang lain dan beradaptasi dengan lingkungan secara cepat.

    Nah, itu dia pengalaman saat kuliah yang bisa kamu lakukan mulai dari sekarang sebelum terjun ke dalam dunia kerja.

    Baca Juga: Cara Melamar Kerja Ini Bisa Bikin HRD Terkesan

    Apa lagi sih yang dibutuhkan dalam dunia kerja? Saatnya kamu baca blog Glints yang berisi mengenai tips yang bermanfaat untuk memajukan karirmu!



  • Tips Jalani Gaya Hidup Sehat

    Tips

    Tips Jalani Gaya Hidup Sehat - Banyak dari kita yang telah mengetahui manfaat gaya hidup sehat. Apa yang bisa diperoleh dari gaya hidup sehat memang menggiurkan. Mulai dari daya tahan tubuh yang meningkat, panjang umur, sampai awet muda.

    Tips Jalani Gaya Hidup Sehat


    Banyak juga yang telah mengenal cara-cara menjalani gaya hidup sehat. Namun dalam parktiknya, penerapan gaya hidup sehat selalu sulit untuk dilakukan.

    Padatnya aktivitas kerap kali menghalangi kamu untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat. Padahal, begitu banyak resiko kesehatan yang menghantui apabila kamu tidak segera merubah gaya hidupmu.

    Baca Juga : Aplikasi Halodoc Konsultasi Dokter

    Memang tidak ada cara instan dalam menerapkan gaya hidup sehat, tapi prosesnya bisa dilakukan secara bertahap atau disesuaikan dengan kesibukan sehari-hari. Inilah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mulai menjalani gaya hidup sehat!

    1. Mengatur asupan makanan

    Mulailah menerapkan gaya hidup sehat dengan mindset memilah makanan mana yang sehat dan mana yang kurang sehat. Untuk sebagian orang beberapa makanan baik untuk kesehatan mereka, namun belum tentu untuk sebagian lainnya. Oleh karena itu, ada baiknya melakukan medical check up sebelum mulai menerapkan gaya hidup sehat untuk mengetahui kondisi tubuhmu.

    Secara umum, asupan makanan yang baik didapatkan dari sayuran hijau dan buah yang kaya serat dan vitamin, lauk yang mengandung protein, serta karbohidrat kompleks seperti beras merah dan gandum.

    Dalam penerapan gaya hidup sehat porsi sayuran dan buah bisa ditingkatkan. Kurangi juga konsumsi makanan cepat saji, goreng-gorengan, gula, dan lemak jahat atau high density lipoprotein (HDL). Sebaliknya, gaya hidup sehat justru mengajak menambah konsumsi lemak baik atau low density lipoprotein (LDL) yang bisa diperoleh dari kandungan omega 3.

    2. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

    Gaya hidup sehat sangat menekankan pentingnya konsumsi air putih yang cukup karena 60 persen tubuh manusia tersusun atas air. Untuk memenuhi kebutuhan kadar air dalam tubuh, orang dewasa memerlukan 1.5-2 liter air putih per harinya.

    Apabila tidak terpenuhi, tubuh rentan mengalami dehidrasi dan mengakibatkan badan lesu, pusing, hingga gangguan pernafasan. Tanda-tanda kekurangan cairan tubuh dapat diketahui dari mulut dan tenggorokan yang kering atau warna urin yang berubah pekat dan menguning.

    Gaya hidup sehat juga menyarankan untuk mengonsumsi air perasan lemon. Selain menambah kadar air di dalam tubuh, minuman yang dianjurkan saat menjalani gaya hidup sehat ini juga meningkatkan sistem imun dan menambah antioksidan.

    3. Perbanyak aktivitas fisik yang dilakukan secara alami

    Aktivitas yang padat memang menyulitkan kamu untuk rutin berolahraga. Namun dalam menerapkan gaya hidup sehat, bukan berarti kamu harus menghabiskan waktu di pusat kebugaran.

    Kebutuhan akan aktivitas fisik memang diperlukan dalam praktik gaya hidup sehat untuk menghindari sedentary lifestyle atau gaya hidup kurang gerak. Berdasarkan penelitian, aktivitas fisik perlu dilakukan selama 150 menit setiap minggunya.

    Selain memperkuat daya tahan tubuh, melakukan aktivitas fisik dapat mencegah gangguan pada sistem kardioviskular sekaligus baik untuk kesehatan mental. Saat melakukan aktivitas fisik, tubuh memproduksi zat endorfin yang merangsang otak untuk lebih rileks dan membuat suasana hati lebih bahagia.

    Tanpa perlu olahraga berjam-jam, aktivitas fisik sebenarnya bisa diselipkan di dalam kegiatan sehari-hari.

    Ketika kamu bepergian ke tempat yang dekat, pilihlah untuk berjalan kaki. Sempatkan juga berjalan kaki dalam perjalanan ke kantor saat menggunakan transportasi umum. Berjalan 30 menit per harinya berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung dan memperkuat ingatan.

    Jika pekerjaan menuntut kamu untuk berdiam dalam satu tempat atau duduk dalam waktu yang lama, lakukanlah peregangan otot (stretching up) setiap 20 menit sekali. Alternatifnya, sesekali kamu bisa berjalan mengelilingi kantor.

    Untuk menyempurnakan gaya hidup sehat, olahraga rutin bisa dilakukan secara singkat, alokasikan waktu di pagi hari untuk jogging selama 5-10 menit.

    4. Pioritaskan istitahat dan waktu tidur

    Tidur sama pentingnya dengan pekerjaan yang perlu segera diselesaikan. Biar bagaimanapun, kamu memerlukan energi untuk bisa kembali produktif saat bekerja. Tidur dapat memulihkan energi yang hilang, melancarkan metabolisme, sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

    Terapkan gaya hidup sehat dengan tidur selama 6-8 jam perharinya. Dan dapatkan waktu tidur yang berkualitas dengan memilih kasur yang tepat sesuai kondisi kesehatanmu.

    5. Rekreasi lewat hobi

    Dalam penerapan gaya hidup sehat, waktu luang tidak terbuang dengan sia-sia karena bisa menurunkan produktivitas saat kembali bekerja nantinya. Bukan berarti kamu dituntut untuk selalu produktif, tapi lakukanlah hal-hal yang dapat menyegarkan pikiran atau bersifat memanjakan diri di waktu luangmu.

    Menjalankan hobi di waktu luang dapat menjadi sarana relaksasi. Dalam gaya hidup sehat, beberapa hobi dapat membantu melepas penat dan memberikan efek rileks diantaranya, seperti membaca, berkebun, membuat kreasi sendiri atau DIY, dan mendekorasi rumah.

    6. Jadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan

    Kesehatan tidak didapatkan dengan sendirinya, perlu usaha dan keteguhan hati dalam memperolehnya. Menjalani gaya hidup sehat di tengah padatnya aktivitas memang tidak mudah. Tapi ketika kamu mulai terbiasa, menjalani gaya hidup sehat tidak lagi terasa seperti sebuah pengorbanan.

    Tidak perlu langsung menerapkan semua tips gaya hidup sehat ini, mulailah pelan-pelan. Kemudian, lakukan perubahan secara berangsur sampai kamu mampu mejalankan gaya hidup sehat secara utuh.

    Baca Juga : Langkah Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat

    Misalnya selama tiga hari kamu mulai mengubah asupan makanan, hari-hari berikutnya ditingkatkan dengan memperbanyak aktivitas fisik. Perubahan yang besar justru datang secara perlahan.

    Mejalani Tips Jalani Gaya Hidup Sehat berpengaruh terhadap perbaikan kualitas hidup secara keseluruhan. Tapi ingat, gaya hidup sehat juga mesti dijalani secara “sehat” jangan sampai menyiksa diri sehingga malah berfek buruk pada kesehatan fisik dan mentalmu.



  • Mengapa Kita Harus Melanjutkan Pendidikan Di Perguruan Tinggi

    Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau kuliah tentunya adalah idaman setiap orang. Meskipun tidak semua memiliki pendapat yang sama mengenai hal tersebut, tetapi melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tertinggi merupakan mimpi hampir semua orang. Pendidikan yang semakin tinggi tentu dalam masyarakat umum lebih dipandang dan “terjamin”. Apalagi sebagai orang tua, memiliki anak yang kuliah hingga menyandang status “Sarjana” adalah idaman sekaligus kebanggan yang tak ternilai harganya.

    Begitupun dengan mereka, calon maupun yang telah menjadi mahasiswa, ada kebanggaan tersendiri menjadi anak kuliahan. Bukan hanya untuk belajar dan menerima segudang tugas dari para dosen, namun lebih dari itu. Menjadi anak kuliahan memiliki “nilai lebih”.

    Baca Juga : Universitas Swasta Terbaik di Jakarta 2019

    Menemukan dan mengalami hal-hal baru dalam dinamika kampus yang penuh dengan gejolak akademis dan non akademis yang menantang. Ketertarikan untuk menjadi anak kuliahan memang tak sekedar hanya untuk mengejar cita-cita semata, terdapat tujuh alasan mendasar mengapa seseorang ingin berkuliah, yaitu:

    Mencari Pekerjaan.

    Alasan ini paling utama dan mendominasi seseorang untuk berkuliah. Bahkan dalam persepsi mahasiswa, kuliah membantu untuk memperoleh pekerjaan, meskipun nantinya pekerjaannya terkadang tak sejalan dengan keilmuan yang digeluti dalam perguruan tinggi sebelumnya. Ini lumrah terjadi di lapangan. Pada intinya ingin dapat kerja dan bisa mencukupi kebutuhan hidup.

    Belum lagi beberapa kampus belakangan ini mempromosikan dan menyatakan siap untuk menghasilkan sarjana yang siap kerja, dengan beragam jaringan lapangan kerja yang tersebar di perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.

    Meningkatkan SDM

    Kuliah untuk belajar dan mau meningkatkan sumber daya manusia, bagi sebagian mahasiswa saat ini menjadi prioritas kedua setelah posisi pertama di atas yang mendominasi versi saya pribadi. Jarang terdengar orang kuliah saat ini benar-benar ingin mau meningkatkan SDM (belajar dengan serius) dan ilmunya bisa bermanfaat untuk orang banyak.

    Mahasiswa saat ini memang cenderung pragmatis. Meskipun ada, itu pun bisa dihitung dengan jari. Individualis dan egois, dua sisi sifat ini telah membentuk karakter manusia yang namanya mahasiswa.

    Status Sosial

    Kuliah bagi sebagian masyarakat yang mampu atau berduit tentu merupakan sebuah simbol dan lambang “kemampuan”. Kuliah yang masih dipersepsikan sebagai pendidikan tinggi dengan biaya mahal plus fasilitas pelengkap lainnya adalah kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi Si orang tua dan Si mahasiswa https://duck.co/user/universitas. Bahkan ada yang dengan jor-joran “mempublikasikan” keluarga ataupun anak sendiri kuliah sampai keluar negeri.

    Berorganisasi

    Ini pun menjadi pertimbangan yang cukup besar, mengapa seseorang semangat untuk kuliah. Selain untuk menjalankan aktivitas perkuliahan yang formal, kegiatan ekstra atau organisasi untuk mengisi waktu luang sangat memberikan kontribusi besar terhadap mahasiswa yang bersangkutan.

    Bahkan bagi mahasiswa yang aktif dan serius menekuni organisasi, mampu dan bisa menjadi modal sekaligus jaminan ketika terjun di lapangan untuk memperoleh pekerjaan.

    Mencari Relasi

    Kuliah Universitas Swasta Terbaik selain berhadapan dengan orang dengan yang berasal dari beragam daerah, suku, Ras, Agama, kuliah juga sarana tepat untuk mencari relasi baru. Terkadang kampus dijadikan ruang strategis dalam membangun jaringan, yang bertujuan untuk mengenal satu sama lainnya yang nantinya akan mengarah pada sebuah tujuan pasti.

    Semakin banyak memiliki teman (relasi) semakin bagus. Ini bisa dimanfaatkan untuk mencari beragam informasi yang dibutuhkan oleh Si mahasiswa dikemudian hari. Apalagi saat ini, pertumbuhan jejaring sosial yang semakin merebak di kalangan mahasiswa dengan mudah membuat sebuah komunitas di halaman media sosial, dan saling berinteraksi satu sama lain dengan beragam tujuan, dari membicarakan aktivitas sehari-hari hingga tawaran pekerjaan. Sangat membantu bukan!

    Partisifasi

    Bagi pelajar yang baru melanjutkan ke jenjang Universitas, bahkan nyaris tak memiliki tujuan kenapa harus kuliah sebenarnya hanyalah untuk menghindar dari pekerjaan rumah ataupun belum siap mencari lapangan pekerjaan. Terkadang mahasiswa seperti ini hanyalah sekadar ikut-ikutan (partisifasi).

    Kuliah hanya dijadikan sebagai “trendsetter”, gagah-gahan dan agar dianggap keren (intelek). Sesungguhnya dalam hati kecil tidak sepaham dengan pemikiran tersebut. Mahasiswa seperti ini cenderung hanya menghambur-hamburkan uang dan suka berfoya-foya.

    Cari Jodoh

    Tak bisa dipungkiri memang, meskipun sebagian mahasiswa Universitas Swasta Terbaik di Jakarta malu untuk menyatakan tujuan kuliah mereka sebagai ajang untuk cari jodoh, namun sudah banyak bukti yang telah lulus dari PT, akhirnya menjalin hubungan serius dan menindak lanjuti ke jenjang yang lebih serius (menikah). Ini fakta yang berbicara, menjalin asmara sesama anak kuliahan adalah hal objektif yang bisa kita saksikan. Mungkin karena sudah merasa cocok dan satu pandangan.



  • 5 Tips Memilih Universitas Swasta yang Baik dan Berkualitas

    Tips

    5 Tips Memilih Universitas Swasta yang Baik dan Berkualitas – Tidak dipungkiri bahwa universitas negeri menjadi impian para calon mahasiswa baru.

    Namun, daya tampung yang cukup terbatas, yaitu hanya tersedianya 20-40 persen dari tiap jalur penerimaan menyebabkan tidak semua calon mahasiswa baru bisa lolos ke perguruan tinggi negeri.

    Lalu bagaimana para pendaftar yang tidak lolos dari jalur penerimaan perguruan tinggi negeri? Sebagian orang yang tetap ingin mempertahankan impiannya bisa jadi memilih untuk mengikuti proses seleksi PTN di tahun selanjutnya.

    Baca Juga : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

    Tetapi tidak sedikit juga yang akhirnya melanjutkan untuk masuk ke universitas swasta.

    Meskipun masih banyak pandangan yang menganggap bahwa mengambil pilihan untuk kuliah di universitas swasta adalah pilihan yang salah, namun fakta yang terjadi dilapangan menunjukkan sebaliknya. Banyak universitas swasta, khususnya di Indonesia memiliki akreditasi dan lulusan yang baik.

    Berikut adalah 5 tips yang wajib Anda perhatikan untuk memilih Kampus Swasta Terbaik di Jakarta yang baik dan berkualitas.

    Nama Universitas Swasta yang akan Dipilih

    Pilihlah universitas https://www.trover.com/u/kampus yang namanya terkenal baik. Tidak bisa dipungkiri bahwa nama universitas swasta yang terkenal bisa meningkatkan peluang ketika Anda sudah mulai memasuki dunia kerja.

    Akreditasi Universitas

    Ketika Anda sudah memilih universitas swasta yang menurut Anda bagus, selanjutnya lihatlah akreditasi dari universitas tersebut. Apakah memiliki akreditasi A (sangat baik), Akreditasi B (baik), Akreditasi C (kurang) dan belum terakreditasi.

    Peringkat akreditasi suatu universitas bisa Anda research online melalui website BAN – PT.

    Akreditasi Jurusan yang Dipilih

    Sudah pasti Anda memiliki jurusan impian yang sesuai dengan minat Anda. Namun, ketika Anda menemukan jurusan impian Anda di kampus swasta yang akan Anda pilih, jangan lupa untuk diperhatikan kembali akreditasinya apakah A, B atau C.

    Pastikan jurusan yang Anda pilih memiliki akreditasi yang bagus http://kampusswasta.brandyourself.com/. Karena hal tersebut juga bisa mempegaruhi Anda ketika sedang mencari pekerjaan.

    Output dan Rekomendasi dari Alumni

    Maksud dari output adalah, lulusan dari kampus swasta tersebut. Anda wajib untuk perhatikan alumni atau lulusan dari kampus yang akan Anda tuju.

    Sama halnya dengan PTN, perhatikan berapa persen alumni yang langsung terjun ke dunia kerja, serta perusahaan-perusahaan dimana para alumni universitas bekerja.

    Kemudian jangan ragu untuk mencari review universitas swasta yang akan Anda tuju dari alumninya. Karena review dari mereka pastinya akan sangat membantu untuk keberlangsungan perkuliahan Anda kedepannya.

    Jika Anda sudah menemukan universitas swasta yang cocok setelah dilihat dari 4 poin di atas, yang terakhir saatnya perhatikan biaya kuliahnya. Pandangan bahwa PTS jauh lebih mahal dari PTN masih sering terjadi.

    Baca Juga : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

    Hal tersebut tidak salah jika kampus yang Anda pilih memiliki akreditasi yang sangat baik, fasilitas lengkap serta output yang bagus. Namun, tidak perlu khawatir jika anggaran kuliah yang sudah Anda siapkan masih tidak mencukupi.



  • Tips Jitu Untuk Mendapatkan Beasiswa

    Tips

    Thanks to technology Tips Jitu Untuk Mendapatkan Beasiswa dan anak muda zaman sekarang yang sangat proaktif demi kemaslahatan masa depannya (aih), informasi seputar beasiswa kini dapat diakses oleh siapa saja.

    Tapi bukan berarti hal tersebut berkorelasi dengan tingkat kemudahan menembus beasiswa, gaes! Makin banyak yang kepo-kepo soal beasiswa, makin banyak yang berminat, dan tentunya tingkat persaingan untuk mendapatkannya pun akan semakin tinggi. Jadi harus pinter-pinter, nih, nyusun strategi tembus beasiswa sedemikian rupa agar mimpi kamu untuk menyambung pendidikan tinggi dengan bantuan dana bisa terealisasi.

    Nah, nggak peduli apa pun jenis dan tipe beasiswa yang kamu pilih, tips-tips berikut ini bakal membantu kamu untuk sukses mendapatkannya.

    Baca Juga : Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

    1. Keputusan untuk mendaftarkan diri mengambil beasiswa bukanlah sesuatu yang instan. So, rencanakan keputusan ini minimal dua belas bulan sebelum kamu mendaftarkan diri.

    Ada banyak alasan yang dapat mendukung saran satu ini. Pertama, dengan jeda waktu yang disediakan, kamu masih bisa mempelajari dan mengulik lebih dalam informasi yang kamu butuhkan. Bener, nggak, beasiswa inceran kamu beneran sesuai dengan target, dan apakah kriteria penerima sudah sesuai dengan apa yang kamu miliki saat ini?

    Kedua, kamu bisa manfaatkan waktu yang panjang tersebut untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Percaya, deh, mengurus selembar surat itu nggak sesebentar yang kamu bayangkan. Kalau untuk memproses satu surat aja bisa makan satu 1-2 minggu, gimana kalau persyaratannya meminta kamu menyediakan belasan jenis surat?

    Kalau tujuan kamu adalah beasiswa luar negeri, maka waktu minimal kamu merencanakan keputusan ini adalah delapan belas bulan sebelum mendaftarkan diri. Hal ini disebabkan karena tambahan syarat-syarat internasional yang sedikit lebih rumit dan persiapan mental yang ekstra. Semangat, ya!

    2. Carilah beasiswa dengan kata kunci yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kamu. Nyari beasiswa itu kayak nyari jodoh, sob. Cocok-cocokan! Hihihi.

    Misalnya, kamu adalah siswa berprestasi yang ingin mencari beasiswa kuliah tingkat sarjana. Nah, kondisi kamu saat ini adalah berasal dari keluarga berekonomi lemah. Nah, kata kunci yang harus kamu gunakan adalah beasiswa S1, siswa berprestasi, dan kurang mampu.

    3. Begitu pula halnya jika kamu menginginkan beasiswa yang lebih spesifik. Pastikan kalau kamu sudah mengetahui maksud dan tujuan beasiswa tersebut sebelum menyesuaikannya dengan apa yang kamu butuhkan. Contohnya jika kamu ingin mengambil beasiswa riset/penelitian, beasiswa atletik cabang olahraga tertentu, atau beasiswa program studi tertentu.

    Nggak cuma untuk bahan pencarian di internet, tapi trik ini juga bisa kamu gunakan jika ingin menanyakan seputar informasi ke mana saja, seperti badan kemahasiswaan atau dalam pameran pendidikan. Semakin sesuai kriteria calon penerima beasiswa dengan kebutuhan dan kondisi kamu, maka kesempatan menembus beasiswa yang dituju akan semakin besar!

    4. Mengulik informasi informal juga nggak kalah penting dengan informasi formal yang kamu dapatkan dari sumber resmi, lho, gaes. Kamu juga perlu kepo-kepo dengan para alumni penerima beasiswa tersebut seputar pengalaman mereka dalam mendaftarkan diri, proses seleksi, sampai tips-tips kece supaya bisa tembus beasiswa idaman.

    5. Sebagian besar beasiswa merupakan beasiswa prestasi. Nah, jika beasiswa tipe ini menjadi incaran kamu, wajib banget hukumnya untuk menjaga nilai-nilai akademik agar terus konsisten, dan lebih baik lagi jika terus mengalami peningkatan. Kalau tiap tahunnya nilai kamu terus menurun, alamat harapan kecil, deh.

    6. Pelajari persyaratan dan kriteria pendaftaran calon penerima beasiswa baik-baik. Jangan cuma sekadar dibaca sekilas—apalagi baca judulnya doang. Emang kamu lagi nyimak akun hosyip?

    Soalnya, untuk dapat menembus suatu beasiswa, kamu wajib memenuhi semua kriteria yang di persyaratkan, kecuali jika dituliskan keterangan ‘opsional’, yang artinya hanya sebagai pelengkap. Apalagi jika kamu mendaftarkan diri ke beasiswa ikatan dinas dari lembaga pemerintahan yang persyaratannya bener-bener spesifik. Kalau kamu emang nggak bisa memenuhi satu kriteria, sia-sia aja, gaes, effort kamu untuk mengharapkan beasiswanya.

    Sebagai gambaran, inilah informasi penting yang harus kamu ketahui terkait pendaftaran beasiswa:

    Persyaratan pendaftar. Umumnya adalah jenjang pendidikan minimal, usia maksimal, kefasihan bahasa asing (terutama bahasa inggris), latar belakang ekonomi, bidang jurusan yang diminati, asal daerah/domisili, serta komitmen dan kesediaan kamu setelah lulus untuk bekerja di tempat yang disyaratkan

    Persyaratan administrasi. Umumnya yang harus dimiliki dan dilengkapi adalah formulir pendaftaran, CV, motivation letter, serta sertifikat TOEFL/bahasa asing lainnya

    Baca Juga : Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

    Tatacara pengiriman berkas, misalnya apakah cukup dikirim via email dengan format digital atau harus dalam bentuk berkas fisik via paket/pos serta alamat penerima

    Batas tanggal pendaftaran, tanggal seleksi, dan tanggal pengumuman penerimaan beasiswa

    Merujuk dari poin 6, artinya kamu harus pastikan bahwa dokumen persyaratan yang dibutuhkan harus lengkap dan sesuai dengan kriteria. Kalau sampai ketinggalan atau salah dokumen satuuu aja, bablas sudah!

    7. Jangan dipikir kalau berkas pendaftaran yang akan kamu kumpulkan cuma jadi syarat formalitas aja, ya. Dokumen-dokumen tersebut akan melewati proses validasi yang keabsahannya akan dicek satu per satu. Jadi, kalau ada satu dokumen yang salah atau kelupaan, dijamin kamu nggak akan lolos ke tahap seleksi selanjutnya. Nah, tahap ini nih, yang katanya bikin pendaftar keburu gugur sebelum sempat dipanggil wawancara.

    Hikmahnya, ikutin persyaratan pendaftaran tanpa banyak tapi-tapian. Kalau diminta lampirkan sertifikat TOEFL, ya kamu harus lampirkan sertifikat TOEFL terlegalisir yang masih berlaku. Jangan pakai yang udah dari 5 tahun yang lalu, apalagi nyoba tipu-tipu pakai sertifikat TOEFL bodong!

    8. Selalu jaga kesehatan fisik dan mental. Banyak beasiswa s1 yang mensyaratkan calon penerimanya untuk melampirkan surat pernyataan sehat, atau bahkan mewajibkan kamu untuk melakukan tes fisik sebagai salah satu seleksi penerimaan. Jangan sampai kesehatan kamu menghalangi kamu untuk mendapatkan beasiswa idaman!

    9. Kalau kamu orangnya oportunis alias mendaftar ke lebih dari satu beasiswa, ada baiknya kalau kamu susun timetable. Tuliskan jadwal pendaftaran, batas akhir pengumpulan, proses seleksi, sampai tanggal pengumuman tiap-tiap beasiswa yang kamu daftarkan. Dengan begitu, kamu bisa keep up dengan jadwal masing-masing beasiswa.

    10. Hampir setiap seleksi beasiswa mensyaratkan tahap wawancara yang wajib dilalui oleh calon penerima beasiswa s1. Nah, nggak ada kunci sukses lain selain menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara secara jujur, nggak bertele-tele, dan relevan. Pokoknya do your best, deh!

    Tentu akan semakin baik jika kamu mengedukasi diri dan berlatih (simulasi) terlebih dahulu sebelum siap menghadapi tahap wawancara. Iya, dong, sob. Kalau emang ingin hasil yang terbaik, masa’ kamu dateng tanpa persiapan?

    11. Tahap wawancara wajib menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing lain? Nggak masalah! Poles kelancaran berbahasa Inggris atau bahasa asing lain kamu sedini mungkin agar dapat menggunakan bahasa tersebut dengan luwes dan aktif agar dapat menjawab pertanyaan yang diajukan dengan tepat dan lancar.

    12. Udah ngelakuin hal-hal di atas, tapi tetep nggak ada satu pun beasiswa yang bisa kamu tembus? That’s totally okay. Persiapkan mental kamu untuk apa pun yang terjadi, karena meskipun meskipun untuk mendapatkan beasiswa nggak segampang yang kamu kira, kesempatannya nggak akan tertutup meskipun kamu sempat menemui kegagalan. Kamu bisa coba lagi, lagi, dan lagi!

    Baca Juga : Tips Memilih Tempat dan Jurusan Kuliah

    Daripada kecewa berlarut-larut, jadikan pengalaman kamu ini sebagai pelajaran. Siapa tahu, hikmah yang bisa kamu ambil bisa membawa kamu ke kesuksesan untuk beasiswa selanjutnya. Ingat, Tips Jitu Untuk Mendapatkan Beasiswa hanyalah untuk kamu yang selalu berusaha dan nggak pernah menyerah. Jangan lupa kunjungi kami di Cara Berhenti Donasi Unicef dengan mengeklik tautan ini https://republikseo.net/cara-berhenti-donasi-unicef/




  • Tips Memilih Tempat dan Jurusan Kuliah

    Tips Memilih Tempat dan Jurusan Kuliah - Selama bertahun-tahun belakangan ini, lowongan kerja dan peluang karier semakin sulit untuk didapatkan. Hal ini tentu menjadi sebuah pertimbangan utama yang harus dipikirkan saat akan melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Butuh kehati-hatian dalam memilih tempat dan jurusan kuliah, agar ilmu yang diperoleh nantinya benar-benar bisa menjadi jaminan bagi masa depan.

    Bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki ribuan sarjana yang tidak atau belum mendapatkan pekerjaan layak dan sesuai dengan jurusan yang diambilnya pada saat kuliah. Lapangan kerja begitu sempit, sementara dunia pendidikan melahirkan ribuan lulusan sarjana setiap tahunnya.

    Maka bisa dipastikan ribuan sarjana menganggur dan tidak terserap oleh lapangan kerja. Persaingan dalam dunia kerja begitu ketat, di mana satu posisi dicari dan dibutuhkan oleh ribuan orang sarjana. Bayangkan, bagaimana kerasnya persaingan dalam mendapatkan sebuah pekerjaan.

    Persiapkan Sejak Awal

    Masalah dunia kerja yang sempit adalah sebuah masalah yang sangat kompleks, di mana hal tersebut tidak akan terselesaikan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat saja. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka akan sangat baik jika kamu sejak awal telah mempersiapkan diri menghadapinya dengan persiapan yang maksimal.

    Baca Juga : Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jakarta

    Meski terbilang masih jauh dari usia untuk bekerja, namun tidak ada salahnya kamu membenahi diri sejak awal dan memperhitungkan segala peluang dan kesempatan yang bisa kamu dapatkan di masa yang akan datang, terutama di dalam bidang pekerjaan.

    Ada banyak orang yang bekerja di luar bidang yang diminatinya, hanya karena lapangan kerja tersebutlah yang bisa dimasuki olehnya, meskipun sebenarnya jurusan atau ilmu yang diambil selama kuliah sangat jauh dari pekerjaan tersebut. Bahkan ada banyak orang yang memilih jurusan kuliahnya di luar bidang yang diminatinya, hanya karena ia ingin cepat-cepat bekerja setelah lulus nanti dan mendapatkan penghasilan yang baik dari sana.

    Kuliah dan bekerja memang dua hal yang berbeda, namun akan sangat menyenangkan jika kamu bisa menjalani kedua hal tersebut dalam bidang yang memang benar-benar kamu kuasai dan kamu minati sejak awal. Dengan begitu, kamu akan merasa nyaman dan lebih senang dalam bekerja setelah menyelesaikan kuliahmu dengan baik.

    Tetapi untuk bisa mendapatkan kedua hal tersebut tentu bukan sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan, meski bukan juga hal yang terlalu sulit. Untuk bisa mendapatkannya, simak beberapa langkah di bawah ini sebelum kamu memilih jurusan kuliah UNTAR yang kelak bisa kamu andalkan sebagai bekal untuk masa depanmu:

    1. Ketahui Minat dan Bakat Sejak Awal

    Banyak orang yang tidak mengenal baik minat dan bakat yang terpendam di dalam dirinya. Hal inilah yang kemudian sering membuat seseorang memilih jurusan kuliah dan bahkan pekerjaan yang salah di dalam hidupnya. Biasakan mengasah kemampuan diri terhadap berbagai ilmu yang kamu pelajari di sekolah. Hal ini akan membantumu mengenali minatmu dengan baik.

    Jangan tergoda dengan berbagai hal yang sebenarnya tidak begitu kamu inginkan, tetapi kamu menggelutinya hanya karena ingin terlihat keren atau pintar di depan orang-orang. Kesampingkan ego seperti itu, karena itu bisa membawamu semakin jauh dari minat dan bakatmu.

    Minat dan bakat tentu harus seimbang, tidak baik jika salah satunya berlebihan. Lakukan beberapa tes yang bisa mengukur kemampuan dan juga keinginanmu pada satu bidang. Dengan begitu, kamu bisa melihat dengan baik bidang apa yang paling kamu kuasai dan paling kamu minati.

    2. Pilih Jurusan yang Tepat

    Setelah mengetahui dengan baik mengenai minat dan bakatmu, maka akan lebih mudah untukmu memilih salah satu jurusan atau bidang mata kuliah tertentu. Ini langkah awal yang baik, agar berbagai hal lainnya bisa dipersiapkan dengan mudah dan sesuai dengan pilihan kamu yang sudah pada tempatnya tersebut.

    Jangan terburu-buru dalam memilih jurusan kuliah yang akan kamu tempuh, pikirkan hal tersebut dengan matang dan penuh pertimbangan. Jika kamu mengalami kesulitan dalam mempertimbangkan dua atau tiga jurusan yang kamu minati, maka ada baiknya untuk meminta gambaran pada orang yang ahli atau setidaknya wali kelas atau orangtuamu yang mengerti akan kemampuan belajarmu selama ini.

    3. Perhitungkan Juga Peluang Kerja dan Karier

    Dalam memilih jurusan kuliah, jangan lupa untuk mempertimbangkan peluang karier yang bisa kamu dapatkan dari jurusan tersebut. Banyak orang yang tidak memikirkan hal ini sejak awal, sehingga setelah lulus mereka kebingungan dalam mencari pekerjaan.

    Perhitungkan dengan matang seberapa besar peluangmu mendapatkan pekerjaan setelah lulus nanti. Cari tahu mengenai hal ini lewat internet ataupun berbagai media lainnya yang berkaitan dengan karier dan bisnis. Dengan begitu, kamu bisa memilih satu jurusan UNTAR yang terbaik dan memiliki peluang kerja yang baik pula di masa yang akan datang.

    4. Diploma atau Sarjana?

    Lulusan diploma dan sarjana tentu akan memiliki peluang kerja yang berbeda, di mana peluang ini akan sangat tergantung pada tempat kerja yang akan kamu tuju nantinya setelah kelulusan. Jika kamu ingin bekerja menjadi seorang guru, maka sangat tidak mungkin untuk mengambil jenjang diploma. Sebaliknya jika kamu berniat untuk menjadi seorang staf keuangan di sebuah perusahaan, maka akan sangat baik jika kamu memilih jenjang diploma akuntansi.

    Tak ada yang lebih baik antara satu dengan yang lainnya, baik diploma atau sarjana keduanya memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing. Tak perlu memaksakan diri untuk menjadi sarjana, jika memang karier yang dituju juga bisa diraih dengan ijazah diploma, dan hal ini juga berlaku sebaliknya.

    5. Temukan Universitas Terbaik

    Adalah hal yang membanggakan jika kita menjadi lulusan dari sebuah universitas terbaik, namun ini tentu bukan sebuah hal yang mudah untuk didapatkan. Butuh kerja keras dan juga kemampuan akademik yang bagus untuk bisa duduk di universitas terbaik, karena itu persiapkan dirimu sedini mungkin. Ada banyak universitas yang bagus dan bisa dijadikan pilihan, namun akan selalu ada jurusan favorit di setiap universitas UNTAR, dan apakah itu jurusan yang kamu tuju?

    Jika jurusan yang kamu tuju adalah jurusan favorit di salah satu universitas terbaik, maka kamu harus siap-siap untuk memiliki ratusan atau bahkan ribuan saingan dalam memperebutkan bangku kuliah di sana. Itu bagian dari risiko, jadi pastikan kamu benar-benar siap untuk bersaing masuk ke universitas terbaik yang kamu impikan.

    6. Pertimbangkan Lokasi Kampus

    Kuliah akan berbeda dengan sekolah, besar kemungkinan kamu akan ke luar kota atau bahkan ke luar negeri dan menjalani kuliah yang jauh dari orang tua. Kamu harus siap untuk risiko seperti ini, terutama jika tempat tinggal kamu berada jauh dari kota yang memiliki universitas di dalamnya, maka mau tidak mau kamu harus berpisah dengan orang tua.

    Lokasi kampus merupakan hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan, namun ini tidak akan menjadi masalah jika kamu memang telah siap sejak awal untuk kuliah jauh dari orang tua. Jangan memilih sebuah universitas hanya karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalmu, meskipun sebenarnya universitas tersebut tidak begitu bagus. Semua akan ada awalnya, bahkan untuk kamu yang tinggal jauh dari orang tua.

    7. Cari Tahu Profil Alumni

    Saat mencari perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan, kamu perlu mencari tahu profil dan latar belakang para alumni. Tak ada salahnya kamu minta testimoni atau berkonsultasi dengan beberapa di antaranya agar dapat memberikan masukan, pendapat yang bisa menjadi bahan pertimbanganmu memilih tempat dan jurusan kuliah UNTAR. Tapi ingat ya, keputusan ada di tanganmu.

    8. Buat Perhitungan Biaya

    Hal yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah masalah biaya selama kuliah. Ingat, ini sangat penting dan wajib untuk kamu pertimbangkan sejak awal. Buat perhitungan yang detail mengenai semua komponen biaya yang akan kamu butuhkan selama kuliah, hal ini meliputi biaya kuliah, biaya bulanan, dan berbagai biaya lainnya yang akan kamu butuhkan.

    Sangat penting untuk mengetahui besaran biaya tersebut, agar orang tua bisa mempersiapkannya sejak awal, sehingga kamu tidak akan mengalami gangguan biaya selama menjalani kuliah nanti.

    Baca Juga : PMB UNTAR Universitas Tarumanagara Jakarta

    Pilih yang Terbaik dan Sesuai Dengan Keuangan

    Setiap orang tentu ingin mendapatkan pendidikan yang terbaik bagi masa depan mereka. Selalu pertimbangkan jurusan dan lapangan kerja yang akan kamu tuju nantinya setelah lulus kuliah. Namun yang tak kalah penting, pertimbangkan masalah biaya dan kemampuan keuangan yang dimiliki oleh orang tua. Temukan jurusan terbaik dan karier impian kamu, agar masa depanmu bisa cerah dan menjanjikan Tips Memilih Tempat dan Jurusan Kuliah.